Aku Adalah Manusia dan Aku Sama Sepertimu
Aku Adalah Manusia Dan Aku Sama Sepertimu Siapa dirimu sebenarnya? Kau akan bertanya-tanya tanpa tahu jawaban sebab dirimulah jawaban dari pertanyaan itu sendiri. Sebuah ruang di sudut rumah adalah markas ternyaman bagi Tris. Buku berjejer rapi di rak yang sepertinya tidak akan muat diisi lagi, karpet kecil berwarna hijau dengan kertas-kertas menyebar diatasnya dan secangkir kopi hitam yang tidak sabar untuk dinikmati pecandunya. Setiap waktunya diisi di ruang itu, semejak kepergian ayahnya 6 tahun yang lalu. Ayah Tris seorang petualang, penulis sekaligus musikus. Lelaki hebat dimasanya kala Tris beranjak remaja. Sekarang Tris tinggal sendirian di sebuah rumah peninggalan neneknya di kota Atlas. Ia memutuskan tinggal sendiri di kota ini, jauh dari ibu dan adiknya yang sekarang sudah memiliki keluarga lagi di rumah yang dulu, rumah yang dulu akrab dengan canda-canda kecil dari ayahnya. “Setiap orang butuh memikirkan, menikmati dan menghargai hidupnya sendiri” kata Tris saat...