Tips to Reduce Bad Habits


  Membahas soal langkah-langkah menghentikan kebiasaan buruk. Siapa tahu ada yang membutuhkan daripada cuma saya simpan di buku catatan yang bakalan “embuh” akan terloakkan atau berakhir di tong sampah depan kosan. Mencoba mengurangi kebiasaan buruk pun ada kemungkinan gagal, tapi sama sekali tidak berusaha, sudah pasti gagal 100%. Gitu nggak?
Nah, ini 8 tips tersebut:
1. SADARI di awal bahwa menghentikan kebiasaan buruk ini proses yang panjanggggggggggg dan harus STEP BY STEP nggak kayak mie instan, eh mie instan aja juga butuh proses kok dimasak 3 menit kecuali kalo mau langsung diremes kasih bumbu langsung dimakan loh ya hehe.
2. PILIH 1 kebiasaan buruk yang paling gampang untuk dihentikan.
3. Secara psikologis, kebiasaan buruk  hadir untuk memenuhi sebuah KEBUTUHAN tertentu. Contohnya, ngemil karena nggak bisa kalo nggak ngemil dan nggak ngapa-ngapain.
4. Kalo kita udah tau kebutuhan apa yang bikin kita melakukan kebiasaan buruk, kita perlu KOMITMEN untuk menghentikannya. Kita perlu NIAT YANG SESUNGGUHNYA.
5. Kita perlu mencari REPLACEMENT HABITS untuk mengganti kebiasaan buruk tersebut. Contoh, saat ingin ngemil, ubah untuk olahraga kecil kayak SQUATS 10 kali.
6. PAUSE. Latih diri untuk jeda saat kebiasaan buruk muncul. Contohnya pasang timer 6-10 menit untuk berhenti. Tanya ke diri sendiri “apakah saya betul-betul butuh ngemil?”.
7. Jika sudah berhasil menghentikan kebiasaan buruk, JANGAN BERHENTI melakukan REPLACEMENT HABITS. Kita harus latihan sabar agar tubuh dan diri kita terbiasa dengan REPLACEMENT HABITS tersebut.
8. Perlu latihan. PRACTICE! Jangan menyerah, jangan menyerah .....(keinget lagunya D’masiv) hehe

Semoga bermanfaat, selamat melatih dan salam hening.
Sumber: Adjie Santosoputro (Mindfulness Practitioner & Emotional Healer)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sahabat Istimewa

Ceritanya Kelar Disini