Kesempatan Belum Tentu Datang Dua Kali tetapi Apakah Kita Tahu yang Terbaik untuk Kita?
Kata "pengabdian", entah selalu membuatku tergila-gila sejak beberapa tahun yang lalu. Saya mengenalnya sejak berada di fase putih abu-abu. Membentukku menjadi individu untuk bisa survive dengan hidup yang sampai sekarang pun masih menjadi tugas besar. Berawal penolakan dari sebuah lembaga pengabdian yang berujung pengalaman hebat. Mungkin ini kalimat yang tepat untuk mengawali cerita kali ini. Tepat sebelum saya wisuda profesi Ners, saya sudah megawali menjadi seorang job seeker . Saya mendaftar di beberapa lembaga, perusahaan, partime, fulltime, internship, dan segala macamnya. Hanya ada jawaban bahwa saya tidak diterima sebagai peserta fully funded (maklum mahasiswa) di sebuah lembaga pengabdian yang akan melancong ke Sumatera pada bulan April. Saya kecewa, karena saya terlalu optimis diterima. Tepat di awal Februari saya menemukan Indonesia Mengajar yang pada saat itu sedang perpanjangan pendaftaran dan saya tidak tahu banyak soal ini. Berbekal kek...